Sebagai pemasar, anda harus menempatkan diri anda sebagai
seorang ibu-you have to walk in the shoes of moms-untuk dapat merasakan apa
yang di rasakan kaum ibu. Maka dari itu,kami akan mengajak anda untuk memahami
lebih dalam nilai-nilai dan perilaku kaum ibu. Pada bab berikut ini, kami akan
coba menjelaskan betapa besarnya pasar kaum ibu dan juga besarnya keuntungan
yang anda raih. Juga,akan kami uraikan mengapa anda memerlukan pendekatan dan kiat-kiat khusus
dalam menarget produk ke kaum ibu.
Surge (Pemasar) Ada di Telapak Kaki Ibu
Judul di atas mungkin terkesan agak berlebihan.Namun,saya
percaya bahwa berdasarkan berbagai hasil temuan riset yang diperoleh, ungkapan
tersebut mungkin ada benarnya.
Pasar ibu rumah tangga adalah segmen pasar yang sangat
menggiurkan, mengingat ukuran (market sizea) dan pertumbuhannya (market growth)
yang fantastis. Mungkin hal ini sering di pandang sebelah mata oleh kalangan
pemasar karena selama ini banyak yang menganggap bahwa ibu hanyalah seorang
istri yang tugasnya mengurus suami dan anak-anak. Karena itu, ada ungkapan nakal bahwa seorang ibu hanya
mengurus tiga-ur, yaitu dapur, sumur, dan kasur.maksudnya, seorang ibu hanya
mengurusi tetek –bengek urusan rumah tangga, sementara urusan yang besar-besar
di putuskan si bapak, termasuk tentu saja urusan pengeluaran rumah tangga. Tapi
apakah memang demikian?- sama sekali tidak!
Barangkali anda tidak tahu bahwa 80% cek di amerika ternyara
di tandatangani oleh para ibu. Barangkali juga nda tidak tahu bahwa I negeri
paman sam seorang ibu mengontrol sekitar 80% pengeluaran rumah tangga atau
sekitar US$ 1,6 triliun alias 16.000 triliun rupiah. Sebuah angka yang
sangat-sangat besar.
Seorang ibu tidak hanya mengendalikan pembelian anak-anak
dan suaminya. Lebih jauh lagi, ia memicu adanya domino effect, dimana ibu
mempengaruhi pembelian keluarga lain, mulai dari keluarga suami, tante, sepupu
dan tak bisa di lupakan tentu keluarga tetangga. Bukankah ibu paling suka
ngerumpi, mulai dari di arisan hingga di kafe untuk ibu yang lebih modern? Tanpa
adanya persetujuan dari ibu, akan sulit bagi si anak untuk membeli produk anda.
Ibu tidak hanya memutuskan apa yang ingin mereka beli untuk keperluan pribadi,
tetapai juga sebagai penentu pembelian
keluarga.
Jika seorang ibu memutuskan untuk tidak berlibur, tidak ada
seorang pundi keluarga yang akan berlibur. Jika kita tidak bisa memuaskan
seorang ibu, kita tidak akan bisa menghasilkan penjualan dari mereka. Sepanjang
waktu yang ada , ibulah yang menentukan apa yang akan dikonsumsi oleh keluarga,
dekorasi dalam rumah, hingga tujuanm liburan.
Sebenarnya,faktot apa saja saat ini yang menyebabkan seorang
ibu memiliki ekonomi sedemikian dahsyat sehingga menggiurkan kalangan pemasar? Apa
yang menyebabkan pasar wanita sangat berarti untuk kalanga pemasar? Pertama perubahan
yang terjadi di sisi demografis, ekonomi, social, dan budaya pada kaum wanita
telah menyebabkan dominasi kaum wanita semakin kuat pada umumnya. Sedangkan factor
kedua adalah perubahan jender kaum lelaki dan kaum wanita yang diibaratkan seperti bedanya
langit dan bumi. Kedua jender ini mempunyai perbedaan yang sangat mendasar
dalam hal perilaku, sikap,dan nilai-nilai terhadap pembelian produk.
Dunia ini Milik Perempuan
Secara umum, peranan wanita dalam perekonomian sangatlah
besar. Secara rata-rata, kekuatan membeli atau purchasing power mereka lebih
besar di banding kaum lelaki. Maka dari itu, wanita sering di sebut sebagai the
wordl’s largest market segment.
Tom Peters, seorang guru di dunia manajemen, mengatakan
bahwa pasar wanita adalah new ecomomy’s hidden imperative atau penggerak
tersembunyi di era ekonomi yang baru. Menmurutnya hanya sedikit perusahaan yang
mengambil keuntungan dari pasar wanita dan melihatnya sebagai peluang. Dan, itu sangatlah menyedihkan dan merupakan
kesalahan besar, mengingat fakta dan trewn yang terjadi pada saat ini, dimana
dominasi kaum wanita semakin kuat di lapangan pekerjaan.
Peters mengatakan”Hari esok milik wanita!”buktinya sangat
jelas! Pertama, seiring dangan kondisi di era ekonomi baru ini, wanita adalah
pemimpin yang baik di banding pria. Kedua,wanita adalah peluang pasar paling
besar di dunia dan secara kasar tidak di layani dengan baik. Peluang di balik
pasar ini bisa miliaran rupiah bahkan triliunan. Jelas sekali bahwa wanita
ibarat singa yang mngaum. Percayalah!
Memang kalau di lihat dari situasi sekarang di ameraika
serikat, wnita menghasilkan setidaknya setengah pendapatan rumah tangga dari
keseluruhan rumag tangga(household) di negeri tersebut. Semakin banya pula
wanita yang melebihi pendapatan suaminya di rumah tangga.jadi barangkali sudah
tidaj sahih lagi kalau ada yang mengatakan,”ini adalah dunia pria”.seperti yang
di dengungkan oleh james brown dalam lagu hits-nya tahun 60-an.”it’s a man’s
world”.berbeda dari puluhan tahun sebelumnya, saat ini, di berbagai belaha dunia,
wanita telah mendapat hak dan derajat yang sama seperti pria. Sejak decade 1980-an
terdapat kesempatan terbuka untuk wanita supaya menfapatka pedidikan yang
tinggi, berkarir, dan mendapat posisi tinggi di lapangan pekerjaan mereka.












